Search
Close this search box.

Pameran

Semua Aku Dira(s/y)akan di “Genealogi” NuArtPark

Ulasan Pameran Seni Rupa “Genealogi” Galeri Teras Nuart Sculpture Park

TERRA NOVA: Bentang Lain

Menyaksikan Arin Dwihartanto Sunaryo menggerus abu vulkanis Gunung Merapi, lumpur Porong, hingga batu bara…

Mengalami Ambang: Relasi Benda dan Arsip Tubuh Sastra Wibawa

Benda ritualistik sebagai pengingat antara yang terlihat dan tak terlihat, mengingatkan bahwa manusia selalu…

Malam Seribu Goresan: Estetika Islam, Melampaui Kaligrafi dan Pirous

Saat estetika dan agama beradu dalam ruang seni, seniman perlu bersiasat agar karya tidak…

Jejak Visual dalam Gegar Ruang Digital, Cara Dede Cipon Lampaui Omon-omon

Kohesi Initiative, program dari Galeri Srisasanti telah berhasil menyelenggarakan pameran tunggal Dede Cipon bertajuk…

Cat Air, Cerita Mengalir, dan Upaya Menafsir: Liffi Wongso

Pekan lalu (10/1), Galeri Srisasanti bekerja sama dengan senirupa.id untuk menyelenggarakan diskusi wicara seniman…

Kembali ke Kalimantan, Misbach Tamrin Dilanda Rindang Banua

Setelah tujuh dekade bergelut dalam dunia seni rupa, untuk pertama kalinya Misbach Tamrin, seniman…

USSAUR sampai Orbital Dago; Sebaiknya Kau Pahami Posisi Zeta Ranniry

Zeta Ranniry, lahir di Surabaya pada tahun 2003, adalah seorang seniman muda yang memiliki…

Menggerakkan Daya Rasa Lewat Gelaran Olah Rupa

Diselenggarakan sebagai bagian dari Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) 2025 dan dikurasi oleh Karen Hardini…

Surabaya Dikepung Raksasa: Arak-Arak, Midnight Haze and the Drifting Flocks

Sebentar lagi ARTJOG: Amalan dimulai. Bulan lalu telah usai pameran dari Jompet Kuswidananto sebagai…

Rah/Rudira Tidak Butuh Kata-Kata

Di ruang gelap itu, saya menyadari: seniman adalah mereka yang halus budinya, halus pula…

Dari Clayboration ke Momentous Moment: Perayaan Keramik dan Kerja-Kerja yang Menolak Genap Titik

Jika diizinkan untuk banding dengan tahun sebelumnya, kau cukup berani berkata JCF tahun lalu…

Ritus Liyan di Plampitan: Ketika Proyek Seni Mencari Mestakung di Tengah Kampung

Pameran Ritus Liyan yang berlangsung 24-31 Mei 2024 mengajak seluruh bagian darinya—pengunjung, perupa, panitia…

Pasca Mooi Indie dalam Jogja Art + Books Fest?

Mooi Indie yang dulunya merupakan romantisasi kolonial dalam memandang keindahan alam Indonesia, kini dianggap…

Dunia Tempelan Angki Purbandono dan Fotografi yang Agak Laen

Saya datang saat Angki hendak pulang. Dalam “Happy Birthday, Holy Day yang berlangsung sampai…

Melihat Siasat dari Dekat

Dikuratori Dyah Soemarno dan Dimaz Maulana, SIASAT melibatkan tujuh seniman. “Tujuh karya yang ditampilkan…

Seni Meretas Keagungan Ilmu Sejarah? Refleksi atas “Disclosures” Tintin Wulia

Ketika seni acapkali bermain-main dengan batas dan pengandaian serta menantang status-quo untuk memunculkan perspektif…

Sandu Sanggu: Eksplorasi Warisan Musikal Asal Rote

Banyak orang tahu dan pernah mendengar alat musik sasandu, tapi sedikit yang tahu cerita…

SG Contemporary: Memantau “Kawasan” Seni Rupa Kontemporer (Tetangga) Kita?

Ulasan pendek ini bertolak dari satu pameran langka yang belum lama terjadi di Indonesia,…

Semerah Mata, Semarah Cinta: Kala Rubanah di Tengah “Kejatuhan dan Hati”

Galibnya, orang beranggapan S. Rukiah mengalami trauma berat atas tragedi yang terjadi di tahun…

Komposisi, Meditasi, dan Segala yang Dia Sadari Sebab Sunyi

Di ruang yang dicat gelap lagi itu, dia mendapati video-video tentang keramik. Ada video…

Saat Lautan Suara Bertemu di Cushcush Gallery: Catatan Pameran Leyla Stevens

Saat berkunjung ke pameran ini, suara-suara video-video sedikit bergema ke sesama. Dalam karya Our…

Ulang-Alik Imajinasi dan Kalkulasi Ruang-Waktu: Arungi Antariksa Ala Hyangro Yoon

Barangkali akan seperti ini, Hyangro mula-mula memilih visual digital yang akan diolahnya secara mendetail…

Back to The Roots: Refleksi Satu Dekade Nandur Srawung

Nandur Srawung Habitat: Loka Cerita membuka mata publik seni soal pelbagai isu yang sedang…

ARTJOG (2023) dan Sejarah Kecil-Kecilan: Dan Kaki Seni Kontemporer Indonesia

Mengapa lukisan abstrak dibuat lagi sekarang, dan “mengapa” itu dikatakan pula oleh si pelukis…

Di Kota Kekuasaan Hantu, Penyair Tua itu Melukis dan Berlagak Jadi Paranormal

Sedari awal, Goenawan Mohamad memang tak ingin membuat “pengalaman berhantu” agar dirasakan para pengunjung…

Semoga Saya Tidak Naif, Memahami Motif: ARTJOG

Apakah ARTJOG edisi tahun 2023 yang mengambil tema “Motif: Lamaran” ini, mampu memberi suguhan…

Kejanggalan Masih Terbayang, Sejak Kita “Kencan Nonton Wayang”

Pameran “Kencan Nonton Wayang” terdiri dari enam puluh karya berupa lukisan, patung, dan grafis…

Lanskap Gus Mus dan Estetika MendatangiNya

Lanskap Gus Mus seakan ingin menghadirkan gambaran pemikiran estetik dari sosok Gus Mus yang…

Yang Tersisa dari Reformasi

Pameran ini menghendaki titi mangsa 1998, dan sekelilingnya, untuk bisa dibicarakan secara kritis dan…

Se+elah Ingatan: Hanafi!

Orang bilang lukisannya abstrak, tetapi bagi saya lain. Saya melihat jelas figur-figur di balik…

Ketika Perempuan Perupa Membuka Pandora

Dalam pameran Rumination of The Self, keempat perupa memberikan pernyataan yang juga sama tegasnya,…

Kitab Hewan Goenawan Mohamad, Pemberhentian Penyair di Ujung Bahasa

Citra bahasa pada puisi GM tampak buta, artinya tidak langsung menunjuk pada konotasi tertentu.…

Kirim Kabar, Merawat Kekancan

Bagi komunitas Sket Ndek Kene, setiap tempat adalah ruang berkarya. Setiap lokasi adalah lokus…

Merenungi Anak dan Dunianya: Pengalaman atas ‘ARSLAN’

Siapakah anak-anak? Kita tidak pernah benar-benar mengenal mereka. Sampai semuanya terlambat, sampai anak-anak berhenti…

Manunggaling Objek dan Galih Johar

Galih Johar membawa kita pada perubahan pandangan atas suatu benda. Transformasi (ia istilahkan: Alterasi)…